Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 (tahap-1) dilakukan di SMKN 10 Medan

Sudah hampir satu tahun lebih wabah pendemi Covid-19 belum berakhir, bahkan belakangan ini kita mendapatkan kabar tentang penyebaran varian baru dari virus ini, tentu saja hal ini merupakan ancaman yang sangat berpengaruh terhadap seluruh sisi kehidupan manusia terutama pada aspek pendidikan. Segala daya upaya harus kita lakukan untuk memutus mata rantai penularan virus ini yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan dengan 3M juga dengan program vaksinasi Covid-19. SMK Negeri 10 Medan pada tanggal 23 April 2021 melaksanakan vaksinasi tahap-1 terhadap seluruh guru dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungan SMK Negeri 10 Medan, Diharapkan dengan pelaksanaan vaksinasi ini penularan virus covid-19 dapat terputus. Petugas kesehatan pelaksana vaksinasi menyampaikan bahwa sebaiknya setiap guru dan tenaga kependidikan yang telah menerima vaksinasi tahap-1 untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M, jangan terjebak pada uforia vaksinasi dan selama beberapa hari tidak bepergian kemanapun.

Hasbullah Thabrany salah seorang ahli kesehatan menjelaskan bahwa, vaksin Covid-19 bukan merupakan sejenis obat yang memiliki formula. Vaksin adalah bagian dari virus yang sudah dilemahkan atau tak mampu menyebarkan penyakit yang kemudian disuntikan ke tubuh. Lebih lanjut Hasbullah menyampaikan bahwa “Vaksin Covid-19 ini manfaatnya adalah sebagai pelatih untuk tubuh kita agar bisa mengenali virus yang membahayakan tersebut”. . Sehingga vaksin Covid-19 bekerja untuk dapat mematikan virus yang masuk ke dalam tubuh. Vaksin Covid-19 justru tidak mencegah virus yang masuk ke tubuh. Apabila virus itu sudah masuk ke tubuh baru vaksin ini bisa membunuh. Sehingga bukan untuk mencegah virus itu masuk. Artinya meski sudah ada vaksin 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, dan menjaga jarak) masih harus dilakukan,

Hasbullah juga mengatakan tingkat efektivitas vaksin Covid-19 sekitar 90%. Dengan demikian masih ada kemungkinan 10% tubuh yang sudah di vaksin masih akan bisa terpapar virus Covid-19. Itu sebabnya, proteksi ganda diperlukan dengan masih menerapkan protokol kesehatan 3M.